LBH PB PMII menilai aksi terhadap Aktivis HAM Andri Yunus (tengah) mendapat perawatan setelah menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Salemba, Jakarta.
Jika keadilan gagal ditegakkan, dampaknya tidak hanya dirasakan korban, tetapi juga masa depan kebebasan berekspresi di Indonesia. Serangan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan menjaga demokrasi tidak hanya berlangsung di ruang politik, tetapi juga di jalanan — tempat warga sipil mempertaruhkan keselamatan demi menyuarakan kebenaran.***