Anggaran Banjir Rp2,4 Miliar Dinilai Jomplang, DPRD Kabupaten Serang Desak Perombakan Besar demi 23 Kecamatan Terdampak

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat evaluasi Komisi IV DPRD Kabupaten Serang bersama DPUPR membahas minimnya anggaran penanganan banjir yang dinilai tidak sebanding dengan luas wilayah terdampak, Selasa, 20 Januari 2026

i

Rapat evaluasi Komisi IV DPRD Kabupaten Serang bersama DPUPR membahas minimnya anggaran penanganan banjir yang dinilai tidak sebanding dengan luas wilayah terdampak, Selasa, 20 Januari 2026

 

“Kami beri waktu satu minggu. Minggu depan DPUPR akan kami panggil kembali untuk melihat hasil komunikasi dengan TAPD,” tegasnya.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala DPUPR Kabupaten Serang, Mochamad Roni Natadipradja, membenarkan adanya kritik dari DPRD terkait minimnya anggaran penanganan banjir. Ia mengakui anggaran yang tersedia saat ini masih jauh dari ideal.

 

“Anggaran penanganan banjir di Bidang SDA sekitar Rp2,48 miliar. Dewan menilai anggaran ini masih minim dan meminta kami menambahnya,” ujar Roni.

 

Roni menjelaskan, jika ada tambahan anggaran, DPUPR akan memfokuskan penggunaannya pada upaya mitigasi banjir. Langkah itu mencakup pengadaan alat berat dan penguatan sistem pompanisasi di wilayah rawan banjir.

Baca Juga  Pj Walikota Serang Pastikan Persiapan Pilkada Kota Serang 2024 Berjalan Lancar Sebut Semua Sudah Siap

 

Namun, hingga kini DPUPR masih belum menghitung secara detail kebutuhan anggaran ideal untuk penanganan banjir secara menyeluruh di Kabupaten Serang.

 

“Dewan juga meminta kami menghitung kebutuhan idealnya. Yang jelas, tambahan anggaran nantinya akan diarahkan untuk mitigasi agar banjir tidak terus berulang,” kata Roni.

 

Sorotan DPRD ini menegaskan kembali bahwa persoalan banjir di Kabupaten Serang membutuhkan penanganan serius dan dukungan anggaran yang memadai, sebanding dengan luas wilayah dan jumlah warga yang terdampak.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
DPRD Kabupaten Serang menyoroti anggaran penanganan banjir Rp2,4 miliar yang dinilai tak sebanding dengan dampak di 23 kecamatan. Dewan mendesak DPUPR segera menggeser anggaran demi solusi konkret.

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru