KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengambil langkah cepat untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Penjabat Wali Kota Serang, Nanang Saefudin, mengungkapkan rencana strategis untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa lonjakan harga.
“Saya sudah meminta petani agar hasil panen tidak dijual ke luar daerah, tetapi dikonsumsi di Kota Serang. Ini demi menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat,” ujar Nanang di Serang.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Bazar Murah dan Warung Penanganan Inflasi
Untuk mengatasi lonjakan harga, Pemkot Serang akan menggelar bazar murah, terutama untuk komoditas seperti minyak kelapa.
Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di pusat kota, tetapi juga akan diperluas ke setiap kecamatan.
“Kami sedang mempersiapkan pelaksanaan bazar murah di berbagai kecamatan. Selain itu, warung penanganan inflasi juga akan dihidupkan kembali untuk mendukung masyarakat,” jelas Nanang.
Antisipasi Harga Bahan Pokok dan Keamanan Jelang Nataru
Menjelang Nataru, Pemkot Serang telah menyiapkan strategi pengendalian harga bahan pokok sekaligus langkah pengamanan.
Nanang menyebut kerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi kunci dalam memastikan situasi aman dan terkendali selama perayaan.
“Pengalaman sebelumnya menunjukkan Kota Serang memiliki toleransi yang baik. Namun, kami tetap membutuhkan kolaborasi semua pihak untuk menjaga stabilitas,” tambah Nanang.
Pengendalian Harga Jadi Prioritas Utama
Selain menggelar bazar, Pemkot Serang juga berencana memperkuat pengawasan distribusi bahan pokok.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















