Sebelum melangkah ke tingkat Provinsi Banten, Nayla terlebih dahulu mencatat prestasi membanggakan di tingkat Kota Tangerang. Ia sukses menjadi penulis puisi terbaik dalam ajang FLS3N Kota Tangerang 2026 setelah bersaing dengan puluhan peserta lainnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Keberhasilan tersebut membuat Nayla semakin percaya diri untuk mengembangkan kemampuan menulisnya. Ia optimistis pengalaman latihan dan proses panjang yang dijalaninya selama ini akan membuahkan hasil terbaik di tingkat provinsi.
“Saya sangat optimis dengan semangat dan jalan panjang berlatih selama ini bisa mengukir prestasi yang bisa membanggakan keluarga, sekolah, bahkan Kota Tangerang,” katanya.
Bagi Nayla, puisi bukan sekadar kompetisi untuk mencari penghargaan. Sastra menjadi media untuk menyuarakan semangat hidup sekaligus membuktikan bahwa penyandang disabilitas juga mampu berkarya dan berprestasi.
Ia berharap kisah perjuangannya dapat menjadi motivasi bagi anak-anak lain agar tidak menyerah dalam mengejar cita-cita. Terutama bagi penyandang disabilitas, Nayla ingin menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Selain fokus mengikuti perlombaan, Nayla juga memiliki cita-cita besar di masa depan. Ia ingin melanjutkan pendidikan di bidang Bahasa dan Sastra Indonesia agar dapat menjadi penulis profesional.
“Saya juga berharap lomba kali ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian diri, melainkan untuk mencari pengalaman supaya nanti bisa terus melanjutkan pendidikan kuliah di bidang bahasa dan sastra Indonesia sesuai dengan cita-cita saya yang ingin menjadi penulis di masa depan,” ungkapnya.
Penulis : Wahyu
Editor : Taufik
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















