“Strateginya jelas. Kita harus mulai mengurai sampah dari sumbernya. Salah satunya dengan membangun TPST di beberapa zona,” ujarnya.
Saat ini, pemerintah daerah sudah melakukan pemetaan lokasi pembangunan TPST. Untuk wilayah timur Kabupaten Serang, TPST direncanakan berada di kawasan Takibin. Sementara untuk wilayah barat, salah satu titik yang disiapkan berada di sekitar Pasar Anyar.
Najib menegaskan, penentuan lokasi TPST tidak didasarkan pada batas administrasi kecamatan. Pemerintah memilih pendekatan berbasis potensi timbulan sampah. Wilayah dengan produksi sampah tertinggi akan menjadi prioritas utama pembangunan fasilitas.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Cikande itu termasuk daerah dengan potensi sampah paling besar. Maka TPST juga kita arahkan ke sana,” jelasnya.
Ia menambahkan, TPST di wilayah barat tidak hanya melayani Kecamatan Anyar. Sejumlah kecamatan lain, seperti Mancak, juga akan mengirimkan sampah ke lokasi tersebut. Skema zonasi ini diharapkan mampu menekan beban TPA sekaligus mempercepat proses pengolahan di tingkat daerah.
Najib optimistis, jika strategi ini dijalankan secara konsisten, persoalan sampah di Kabupaten Serang bisa dikendalikan secara bertahap. Ia menegaskan pemerintah tidak ingin lagi terjebak pada pola lama yang hanya memindahkan masalah.
“Kita tidak ingin hanya memindahkan sampah ke TPA. Yang kita lakukan adalah mengurai dari tempat asalnya,” tegasnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Najib menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat. Ia menyebut, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada kesadaran warga dalam kehidupan sehari-hari.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















