“Masalah sampah ini juga soal mindset. Bagaimana masyarakat mau membuang sampah pada tempatnya,” kata Najib.
Ia mengajak warga mulai mengurangi penggunaan barang sekali pakai yang berpotensi menambah timbulan sampah. Salah satu langkah sederhana adalah membatasi penggunaan botol plastik sekali pakai dan beralih ke tumbler.
“Kalau minum, jangan selalu pakai botol plastik. Pakai tumbler saja. Mereknya apa saja, tidak masalah,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Pemkab Serang berencana memperkuat edukasi hingga ke tingkat lingkungan terkecil. Perangkat desa, RT, dan RW akan dilibatkan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan strategi pembangunan TPST dan keterlibatan aktif masyarakat, pemerintah daerah berharap darurat sampah jelang tahun baru tidak lagi menjadi ancaman tahunan. Pemkab Serang menargetkan pengelolaan sampah yang lebih terkendali, berkelanjutan, serta mampu menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan warga.

















