KH Matin mengingatkan bahwa sikap saling curiga justru berpotensi memperkeruh suasana dan menjauhkan umat dari tujuan utama musyawarah. Ia mengajak semua pihak untuk kembali pada esensi dialog, yakni mencari titik temu dan menjaga persatuan.
“Jangan mendahulukan dugaan-dugaan. Itu tetap saja dugaan,” ucapnya.
Ia berharap hasil Musyawarah Kubro dapat diterima dengan pikiran jernih dan dijadikan pijakan bersama untuk meredakan ketegangan yang ada. KH Matin juga berharap para tokoh NU, termasuk Rais Aam PBNU, dapat mendengar serta mempertimbangkan suara dan rekomendasi yang lahir dari forum tersebut demi kebaikan umat dan keutuhan organisasi.***
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT

















