KILAS BANTEN – Festival Situ Gede 2026 resmi dibuka dan siap menjadi magnet baru pariwisata Kota Tangerang. Selama satu bulan penuh, mulai 1 hingga 31 Oktober 2026, masyarakat dapat menikmati berbagai atraksi seni, budaya, kuliner, hingga hiburan rakyat secara gratis di kawasan Wisata Situ Gede Eco Space.
Agenda tahunan ini kembali digelar sebagai upaya memperkenalkan potensi wisata sekaligus memperkuat identitas budaya lokal. Pemerintah bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Tangerang berharap festival tersebut mampu menarik lebih banyak wisatawan serta menggerakkan perekonomian masyarakat.
Ketua Pokdarwis Kota Tangerang, Rosyadi, mengatakan Festival Situ Gede tahun ini menghadirkan rangkaian kegiatan yang lebih beragam dengan melibatkan pelaku seni, komunitas budaya, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Festival ini dihadirkan selama sebulan penuh dengan serangkaian kegiatan menarik mulai dari penampilan seni dan budaya tradisional, pameran UMKM termasuk kuliner khas daerah, sampai wahana hiburan rakyat yang bisa dinikmati di kawasan wisata Situ Gede secara gratis,” ujar Rosyadi, Jumat (2/10/2026).
Berbagai pertunjukan seni tradisional akan menjadi salah satu daya tarik utama selama festival berlangsung. Pengunjung juga dapat menyaksikan penampilan budaya lokal yang dikemas sebagai hiburan edukatif sekaligus memperkenalkan warisan budaya Kota Tangerang kepada masyarakat luas.
Selain menikmati pertunjukan seni, pengunjung dapat berkeliling di area bazar yang dipenuhi aneka kuliner khas daerah. Beragam produk unggulan UMKM juga dipamerkan sehingga masyarakat memiliki kesempatan mengenal sekaligus membeli hasil karya pelaku usaha lokal.
Festival Situ Gede 2026 mengangkat tema “Guyub, Lestari Budayanya, Siap Menjadi Destinasi Wisata Nasional.” Tema tersebut mencerminkan komitmen untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus meningkatkan daya saing sektor pariwisata Kota Tangerang.
Rosyadi menegaskan, festival ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana promosi berbagai potensi daerah yang selama ini terus dikembangkan.
“Kami ingin festival ini tidak hanya menjadi kegiatan hiburan semata, tetapi juga menjadi ruang mengenalkan potensi wisata dan budaya yang ada di Kota Tangerang,” katanya.
Kehadiran pelaku UMKM dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui festival ini, produk-produk unggulan daerah memperoleh kesempatan menjangkau pasar yang lebih luas karena dipromosikan kepada ribuan pengunjung yang datang setiap hari.
Di sisi lain, penyelenggaraan Festival Situ Gede juga menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Situ Gede Eco Space sebagai destinasi wisata berbasis alam perkotaan atau eco park. Kawasan ini menggabungkan panorama alam, ruang terbuka hijau, aktivitas rekreasi, serta kekayaan seni dan budaya dalam satu destinasi.
Dengan penyelenggaraan selama satu bulan penuh, Festival Situ Gede diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat eksistensi Kota Tangerang sebagai kota tujuan wisata, sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif.
Perpaduan atraksi budaya, kuliner, produk UMKM, hiburan rakyat, dan keindahan alam diyakini akan menjadikan Festival Situ Gede sebagai salah satu agenda pariwisata unggulan yang mampu mengangkat nama Kota Tangerang di tingkat nasional.***






