Dukungan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pelaku usaha baru dari kalangan disabilitas.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kepala Balai Diklat Industri Jakarta, Ali Khomaini, menjelaskan bahwa pelatihan tidak hanya fokus pada produksi. Peserta juga dibekali soft skill, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta strategi pemasaran.
“Kami ajarkan dari hulu ke hilir, mulai dari produksi hingga pemasaran,” katanya.
Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran. Dengan keterampilan yang dimiliki, peserta diharapkan mampu menciptakan peluang kerja secara mandiri. Selain itu, penguatan sektor UMKM dinilai sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui pelatihan ini, Pemkab Serang ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Termasuk penyandang disabilitas yang selama ini menghadapi keterbatasan akses. Dengan dukungan yang terarah, mereka diyakini mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.***
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

















