Jejak Wali Dermawan Banten: Syekh Kicili Bayun, Poros Musyawarah dan Teladan Umat hingga Kini

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peziarah memadati Maqbaroh Keramat Syekh Kicili Bayun di Kampung Nambo Desa RT/RW. 002/001 Desa Cibodas, Tanara, Kabupaten Serang, menjelang peringatan Haul Akbar ke-338.

i

Peziarah memadati Maqbaroh Keramat Syekh Kicili Bayun di Kampung Nambo Desa RT/RW. 002/001 Desa Cibodas, Tanara, Kabupaten Serang, menjelang peringatan Haul Akbar ke-338.

 

Tahun ini, masyarakat akan memperingati Haul Akbar Syekh Kicili Bayun ke-338. Peringatan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 29 Rajab 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 18 Januari 2026. Acara akan dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai dan terbuka untuk umum.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Haul Akbar akan digelar di Kampung Nambo Desa, RT/RW 002/001, Desa Cibodas, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. Panitia mengundang masyarakat dari berbagai kalangan untuk hadir dan mengikuti rangkaian doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada ulama besar tersebut.

 

Menurut kuncen Maqbaroh Keramat Syekh Kicili Bayun, peringatan haul selalu dihadiri masyarakat lokal maupun peziarah dari luar daerah. Ulama, tokoh masyarakat, dan para sesepuh turut hadir untuk mengenang jasa dan keteladanan beliau.

Baca Juga  Tangis Haru Pecah di Serang, Bupati Ratu Zakiyah Serahkan 481 Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin

“Setiap haul, masyarakat berkumpul di sini untuk berdoa bersama. Ini sudah menjadi tradisi turun-temurun,” ujar salah satu kuncen, Minggu, 18 Januari 2026.

 

Di sekitar area makam, para tamu undangan berkumpul dengan khidmat untuk memanjatkan doa. Momentum haul tidak hanya menjadi sarana ziarah, tetapi juga ruang silaturahmi dan penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

 

Peringatan Haul Akbar ke-338 ini diharapkan mampu menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap peran besar Syekh Kicili Bayun dalam sejarah Islam di Banten. Keteladanan beliau dalam kedermawanan, kebijaksanaan, dan musyawarah dinilai tetap relevan hingga kini dan layak menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Syekh Kicili Bayun dikenal sebagai wali dermawan dan pusat musyawarah rakyat Banten. Haul Akbar ke-338 akan digelar di Tanara, Serang, sebagai upaya menjaga warisan sejarah dan keteladanan beliau.

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru