Suasana review kurikulum OBE Prodi PGMI FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang membahas penguatan kompetensi calon guru menghadapi era digital dan kecerdasan buatan
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran narasumber dan seluruh peserta dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan review kurikulum yang dilaksanakan hari ini dapat memberikan manfaat, terutama bagi mahasiswa PGMI, sehingga kurikulum yang dihasilkan benar-benar mampu mendukung peningkatan kompetensi lulusan,” ujar Fithri dalam keterangannya, Senin, 25 Mei 2026.
Ia menilai dunia pendidikan berubah sangat cepat. Karena itu, perguruan tinggi tidak bisa bertahan dengan pola pembelajaran lama. Penyesuaian kurikulum dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar mahasiswa memperoleh kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.
Hal senada disampaikan Wakil Dekan I Bidang Akademik FTK UIN SMH Banten, Dr. Supardi. Ia menegaskan pengembangan kurikulum merupakan bagian penting dalam proses kemajuan perguruan tinggi.
Menurut Supardi, perubahan kurikulum harus terus dilakukan agar kampus mampu menjawab tuntutan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan global.
“Kurikulum ini merupakan keniscayaan dan bagian dari pengembangan akademik yang harus dilaksanakan. Oleh karena itu, dari tingkat fakultas hingga program studi kita menyelenggarakan review kurikulum OBE dan telah didampingi oleh LPM dalam proses peninjauannya,” kata Supardi saat membuka kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya memasukkan unsur kearifan lokal dalam penyusunan kurikulum. Kampus, kata dia, tidak hanya bertugas mengikuti perkembangan global, tetapi juga harus memberikan dampak nyata kepada masyarakat sekitar.