Kurikulum PGMI UIN Banten Dirombak Ulang, Kampus Siapkan Calon Guru Tahan Gempuran AI dan Revolusi Digital

Kilas Banten
25 Mei 2026 13:30
Banten 0
4 menit membaca

 

“Pekerjaan kita adalah mengakomodasi kurikulum ini dengan kearifan lokal sekaligus memastikan bahwa kurikulum tersebut memberikan dampak langsung. Setelah tahapan review ini, akan dilakukan finalisasi baik di tingkat fakultas maupun program studi,” lanjutnya.

 

Dalam forum tersebut, Supardi turut menyoroti pesatnya perkembangan AI yang diprediksi akan mengubah pola pembelajaran di masa depan. Karena itu, kurikulum perguruan tinggi dinilai harus lebih fleksibel dan cepat beradaptasi terhadap perubahan teknologi.

 

“Kurikulum kita juga harus menyesuaikan dengan perkembangan kecerdasan AI. Sangat mungkin beberapa tahun ke depan akan muncul konsep kurikulum baru yang berbeda, sehingga kita harus terus adaptif dan siap melakukan perubahan,” tegasnya.

Baca Juga  Forum Nasional di Cirebon, Dekan FUDA UIN Banten Soroti Masa Depan Adab dan Humaniora di Tengah Gempuran Era Siber

 

Kegiatan review kurikulum menghadirkan Prof. M. Syarif Sumantri dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia memberikan berbagai masukan terkait penguatan implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education di perguruan tinggi.

 

Prof. Syarif menekankan pentingnya menyusun capaian pembelajaran lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan pendidikan modern.

 

Diskusi berlangsung aktif. Para dosen membahas berbagai aspek penting, mulai dari struktur mata kuliah, metode pembelajaran, hingga penguatan kompetensi mahasiswa di tengah transformasi teknologi pendidikan.

 

Kegiatan tersebut dipandu oleh Dr. Imas Mastoah selaku Sekretaris Program Studi PGMI.