Dari hasil observasi tersebut, tim kemudian melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah guna mencocokkan data yang diperoleh di lapangan dengan data resmi yang dimiliki pemerintah.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Nanti data ini kami formulasikan dalam bentuk laporan. Laporan tersebut akan kami kirimkan ke Lemhannas dan selanjutnya menjadi bahan informasi yang dapat digunakan oleh pemerintah daerah,” katanya.
Menurut Rony, penunjukan Kabupaten Serang sebagai lokasi kajian merupakan bagian dari penugasan resmi dari Lemhannas RI. Selain Kabupaten Serang, beberapa daerah lain di Provinsi Banten juga menjadi objek penelitian dalam program tersebut.
“Kami memang mendapat penugasan dari lembaga untuk melakukan kajian di Kabupaten Serang. Selain itu, ada juga tim yang melakukan kajian di wilayah Lebak, Pandeglang, dan Tangerang,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyambut baik kunjungan peserta SSDN Lemhannas RI. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan penting bagi pemerintah daerah untuk bertukar gagasan terkait strategi penguatan ketahanan pangan.
Menurut Najib, ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu agenda prioritas nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan tersebut.
“Kunjungan ini fokus pada pembahasan strategi ketahanan pangan. Ini sejalan dengan agenda utama Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional,” kata Najib.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


















