Mahasiswa UIN Banten Digembleng Hadapi Gempa dan Tsunami, Disiapkan Jadi Garda Terdepan Mitigasi Bencana

Kilas Banten
13 Jun 2026 05:00
Banten 0
3 menit membaca

 

Ia menilai mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori kebencanaan. Mereka juga harus memiliki kemampuan praktis agar mampu mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan masyarakat.

 

“Harapan kami dari program studi, mahasiswa memiliki kemampuan secara praktis dalam penanganan ketika terjadi bencana. Selain itu, agar mahasiswa mampu menjadi kader yang memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait mitigasi dan penanggulangan bencana,” ungkap Gian.

 

Menurutnya, pengalaman praktik seperti simulasi menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat. Pengetahuan dan keterampilan tersebut diharapkan dapat ditularkan kepada warga sehingga budaya sadar bencana semakin kuat.

Baca Juga  Geger Peci Hitam Dicap Haram, Ulama Banten KH Matin Syarkowi: Jangan Mudah Percaya Pernyataan Menyesatkan

 

UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap sinergi dengan BPBD Provinsi Banten dapat terus berlanjut melalui berbagai program pelatihan dan edukasi kebencanaan. Kerja sama tersebut dinilai menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang peduli, terampil, serta siap menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di Provinsi Banten.

 

Melalui simulasi ini, mahasiswa tidak hanya belajar menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga dipersiapkan menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mitigasi bencana. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus meminimalkan dampak bencana di masa mendatang.***