Dalam kegiatan tersebut, Syahril juga menekankan pentingnya memahami kebijakan terbaru dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Salah satu isu krusial yang menjadi perhatian adalah putusan Mahkamah Konstitusi terkait pemisahan pemilihan legislatif tingkat nasional dan daerah.
“Kebijakan KPU wajib dipahami seluruh pengurus. Termasuk putusan MK tentang pemisahan pileg pusat dan pileg daerah. Ini akan berdampak langsung pada pola kerja dan strategi partai,” katanya.
Menurut Syahril, pemisahan pemilu legislatif tersebut menjadikan peran struktur partai di daerah semakin vital. Mesin partai yang solid hingga tingkat akar rumput akan menjadi faktor penentu dalam mendongkrak suara dan perolehan kursi legislatif di Kabupaten Serang.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa DPC Partai Demokrat Kabupaten Serang harus tampil sebagai motor penggerak utama. Keberhasilan pemenangan, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan figur atau popularitas tokoh, tetapi harus ditopang oleh kerja kolektif struktur partai yang rapi dan terorganisasi.
“Ke depan, struktur partai dari DPC, PAC, hingga ranting menjadi kunci. Ini penentu elektoral dan pemenangan Partai Demokrat di Kabupaten Serang,” ujarnya.
Selain sebagai sarana edukasi, pendidikan politik tersebut juga dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi antar-pengurus. Forum ini menjadi ruang diskusi agar seluruh kader memiliki pemahaman yang sejalan terkait target, strategi, dan arah kebijakan partai.
Syahril menilai konsolidasi sejak dini merupakan langkah penting agar partai tidak bergerak secara sporadis saat tahapan pemilu dimulai. Penguatan struktur dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga kesiapan partai dapat terbangun dengan matang.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















