Natal Jadi Momen di Ponpes Lirboyo, Gus Yahya dan Rais Aam PBNU Bertemu, Sinyal Islah Muncul?

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf bersama Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar saat menghadiri pertemuan di Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis, 25 Desember 2025

i

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf bersama Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar saat menghadiri pertemuan di Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis, 25 Desember 2025

Pertemuan ini dinilai menjadi titik penting karena mempertemukan kembali dua pucuk pimpinan tertinggi PBNU setelah kisruh internal sempat menimbulkan beragam tafsir di kalangan warga NU.

Namun demikian, pihak Ponpes Lirboyo belum bersedia membuka isi pembahasan yang berlangsung dalam forum tertutup tersebut.

“Kita tunggu saja. Setelah pertemuan selesai, hasilnya akan kami sampaikan,” kata Abdul Muid.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memberikan penjelasan detail mengenai agenda maupun arah pembahasan pertemuan. Saat dimintai keterangan, pertemuan masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan resmi.

Baca Juga  Pj Ketum PBNU KH Zulfa Musthofa Silaturahmi ke Abuya Muhtadi, Minta NU Banten Bersatu Demi Stabilitas Negara

Ketika ditanya apakah pertemuan ini berkaitan langsung dengan musyawarah atau keputusan sebelumnya yang sempat menjadi sorotan publik, Abdul Muid memilih tidak berspekulasi. Ia meminta semua pihak menunggu pernyataan resmi setelah forum selesai.

“Saya belum bisa berkomentar soal itu. Nanti setelah pertemuan selesai,” ujarnya.

Pertemuan Gus Yahya dan Rais Aam PBNU di Lirboyo ini dipandang sebagai langkah awal membuka kembali jalur komunikasi internal. Publik Nahdlatul Ulama kini menanti hasil pertemuan tersebut, termasuk apakah forum ini menjadi pintu menuju islah dan penguatan soliditas jam’iyah di tengah dinamika organisasi yang berkembang.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa
Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan
Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah
Himbauan Mudik 2026, Dewan Pembina DPP Biwali KH Matin Syarkowi Ingatkan Bahaya Ngebut: Nyawa Taruhannya
Dibuka 1 April, Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Siap Biayai Kuliah Mahasiswa Berprestasi, Ini Syarat dan Sasarannya
Aktivis HAM Disiram Air Keras Usai Kritik Negara, LBH PB PMII Sebut Teror terhadap Demokrasi
Gus Yahya dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar akhirnya bertemu di Ponpes Lirboyo pada Hari Natal 2025. Pertemuan perdana pascakisruh internal PBNU ini disebut sebagai rapat konsultasi syuriyah bersama mustasyar.

Berita Terkait

-

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T

-

PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029

-

Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa

-

Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan

-

Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah

Berita Terbaru