Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Mendes PDT RI Yandri Susanto saat meninjau kesiapan pengamanan kawasan wisata Pantai Anyer menjelang malam Tahun Baru“Ini dalam rangka kesiapsiagaan kita. Apakah seluruh unsur sudah siap menyambut wisatawan yang akan memenuhi kawasan wisata ini,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Ratu menyebut kesiapan kawasan wisata Anyer dan Cinangka telah sesuai dengan standar operasional prosedur. Kesiapan tersebut terlihat dari jumlah personel, sarana pendukung, hingga pola koordinasi antarinstansi.
“Alhamdulillah, semua sudah sesuai SOP yang seharusnya,” ujarnya.
Di kawasan Pantai Sambolo Anyer, balai wisata menyiagakan sedikitnya 10 personel di sejumlah titik rawan. Petugas bertugas mengawasi aktivitas wisatawan, khususnya yang berada di sekitar bibir pantai. Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang juga disiagakan untuk merespons cepat kondisi darurat.
Ratu Rachmatuzakiyah mengimbau wisatawan agar mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan. Ia menekankan bahwa kepatuhan pengunjung menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan bersama, terlebih kondisi cuaca masih berubah-ubah.
“Kami mohon imbauan petugas harus diikuti. Ini demi keselamatan dan kenyamanan wisatawan,” tegasnya.
Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam pengamanan kawasan wisata, terutama pada momentum krusial seperti pergantian tahun. Ia meminta seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD, hingga tenaga kesehatan, terus berkomunikasi dan siaga.
“Yang paling penting, koordinasi tidak boleh terhenti. Semua unsur harus terus berkomunikasi,” kata Yandri.