Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Pansus DPRD Kabupaten Serang saat membahas LKPJ Bupati 2025 yang diwarnai minimnya kehadiran OPD

i

Rapat Pansus DPRD Kabupaten Serang saat membahas LKPJ Bupati 2025 yang diwarnai minimnya kehadiran OPD

 

“Kalau masih tidak hadir, kami cukup beri rekomendasi saja. Tidak perlu lanjut pembahasan,” katanya.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski tidak maksimal, rapat sempat membahas sejumlah poin penting dalam LKPJ. Fokus utama ada pada pendapatan daerah dan pengelolaan aset. OPD yang hadir memaparkan target, realisasi, serta kendala yang dihadapi sepanjang tahun anggaran.

 

DPRD juga memberikan catatan kritis terhadap laporan tersebut. Salah satu yang disorot adalah kesesuaian antara capaian kinerja dengan indikator pembangunan daerah.

 

“Kami minta agar capaian itu disesuaikan dengan indikator, termasuk Indeks Pembangunan Manusia dan dampaknya ke masyarakat,” ujar Anas.

 

Selain itu, DPRD menyinggung peran Inspektorat dalam fungsi pengawasan. Lembaga tersebut dinilai harus lebih aktif memastikan program berjalan sesuai aturan dan target yang ditetapkan.

Baca Juga  Sambut HUT ke-18, Kader Gerindra Kabupaten Serang Sapu Bersih 17 Km Jalan dan Sungai Ciujung

 

Sejumlah rekomendasi pun telah disusun oleh Pansus sebagai bahan evaluasi. Rekomendasi tersebut akan menjadi dasar perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan.

 

Namun, Anas menegaskan seluruh proses evaluasi ini tidak akan efektif tanpa komitmen OPD. Ia menilai ketidakhadiran OPD mencerminkan rendahnya tanggung jawab terhadap proses akuntabilitas publik.

 

“Ini tidak bisa dibiarkan. Kehadiran rendah menunjukkan kurangnya keseriusan dalam mempertanggungjawabkan kinerja,” tegasnya.

 

DPRD juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Serang turun tangan langsung. Pimpinan daerah dinilai harus memastikan seluruh OPD bekerja profesional dan disiplin dalam setiap agenda pemerintahan.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
PCNU Kota Serang dan UIN Banten di Pelatihan Kepeloporan Moderasi Beragama, Siapkan Generasi Muda soal Tantangan Digital dan Ancaman Radikalisme
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 tersendat. DPRD geram karena banyak OPD mangkir. Pansus ancam hentikan rapat jika tak ada perbaikan.

Berita Terkait

-

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

Berita Terbaru