Pembina Pramuka Ditantang Berinovasi, Benyamin Davnie Minta Metode Kepramukaan Lebih Dekat dengan Generasi Z

Kilas Banten
12 Jun 2026 05:00
3 menit membaca

 

Menurutnya, pembina memiliki peran strategis dalam menjaga eksistensi Pramuka di tengah perubahan zaman. Melalui metode pembelajaran yang menarik, peserta didik dapat lebih mudah memahami nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan cinta tanah air.

 

Ia juga berharap para peserta KMD yang sebagian besar berasal dari kalangan guru dapat menjadi motor penggerak lahirnya berbagai gagasan baru dalam pengembangan Gerakan Pramuka di Kota Tangerang Selatan.

 

“Harapan saya, para peserta yang terdiri dari guru-guru sekolah ini memiliki pemikiran-pemikiran inovatif dalam mengembangkan Gerakan Pramuka melalui Kursus Mahir Dasar. Nanti ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada adik-adik peserta didik, terutama anggota Pramuka Siaga, agar semakin tumbuh kecintaan mereka kepada Pramuka dan secara otomatis kecintaan kepada Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga  Sampah Menggunung di Tangsel, Menteri Lingkungan Hidup Ancam Pidanakan Wali Kota: TPA Cipeucang Jadi Alarm Nasional

 

Lebih lanjut, Benyamin menyebut KMD merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pembina. Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu menciptakan kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda masa kini.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan Mukroni mengatakan bahwa KMD menjadi program rutin yang dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi pembina Pramuka di seluruh kecamatan.

 

Menurut Mukroni, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.