Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie membuka Kursus Mahir Dasar (KMD) Kecamatan Ciputat Timur dan mengajak para pembina Pramuka menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif untuk menarik minat generasi muda.
Menurutnya, pembina memiliki peran strategis dalam menjaga eksistensi Pramuka di tengah perubahan zaman. Melalui metode pembelajaran yang menarik, peserta didik dapat lebih mudah memahami nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan cinta tanah air.
Ia juga berharap para peserta KMD yang sebagian besar berasal dari kalangan guru dapat menjadi motor penggerak lahirnya berbagai gagasan baru dalam pengembangan Gerakan Pramuka di Kota Tangerang Selatan.
“Harapan saya, para peserta yang terdiri dari guru-guru sekolah ini memiliki pemikiran-pemikiran inovatif dalam mengembangkan Gerakan Pramuka melalui Kursus Mahir Dasar. Nanti ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada adik-adik peserta didik, terutama anggota Pramuka Siaga, agar semakin tumbuh kecintaan mereka kepada Pramuka dan secara otomatis kecintaan kepada Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Benyamin menyebut KMD merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pembina. Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu menciptakan kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda masa kini.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan Mukroni mengatakan bahwa KMD menjadi program rutin yang dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi pembina Pramuka di seluruh kecamatan.
Menurut Mukroni, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.