Perubahan Sosial yang Terus Bergerak: Tantangan Masyarakat Banten Menurut Selo Soemardjan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perubahan sosial adalah hal yang pasti terjadi, tidak bisa dihindari. Perubahan ini berjalan seiring kemajuan teknologi, perubahan ekonomi, dan dinamika budaya.

i

Perubahan sosial adalah hal yang pasti terjadi, tidak bisa dihindari. Perubahan ini berjalan seiring kemajuan teknologi, perubahan ekonomi, dan dinamika budaya.

 

Perubahan ini menunjukkan pergeseran struktur sosial yang sangat pesat, sesuai dengan pandangan Selo bahwa perubahan sosial terjadi ketika lembaga sosial mengalami pergeseran fungsi.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu konsep penting yang sering dikaitkan dengan analisis Selo adalah cultural lag.

 

Meskipun istilah ini pertama kali digunakan oleh William F. Ogburn, Selo menggunakan konsep ini untuk memahami masyarakat Indonesia pasca-kemerdekaan, ketika modernisasi berjalan lebih cepat dibandingkan kesiapan masyarakat.

 

Fenomena cultural lag bisa terlihat dalam dinamika tenaga kerja di Banten.

 

Meskipun Banten memiliki sejumlah daerah industri besar di Cilegon, Serang, Tangerang, dan Tangerang Selatan, banyak tenaga kerja lokal tidak bisa beradaptasi.

Baca Juga  Perusahaan Kripik Buah yang Berlokasi di Malang Berencana Akan Memperluas Pabriknya dengan Menetapkan Tiga Pilihan Alternatif

 

Banyak masyarakat lokal terutama dari Pandeglang dan Lebak tidak memiliki sertifikasi, keterampilan, atau kemampuan literasi digital yang dibutuhkan di industri modern.

 

Akibatnya, banyak pekerja lokal tidak bisa ditempatkan di sektor industri. Sebaliknya, tenaga kerja dari daerah lain lebih berpengaruh dalam industri.

 

Ini menunjukkan bahwa lembaga pendidikan dan pelatihan kerja belum bisa beradaptasi cepat dengan kebutuhan pasar.

 

Dalam pandangan Selo, ini adalah bentuk ketimpangan antara perubahan ekonomi dengan kesiapan lembaga pendidikan.

 

Digitalisasi juga menjadi sumber perubahan sosial yang sangat kuat di Banten.

 

Data dari Disperindag Banten 2024 menunjukkan lebih dari 320 ribu usaha mikro kecil menengah (UMKM) sudah terdaftar di marketplace nasional.

Penulis : Lela

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Sejarah Lengkap Tahlilan: Rekam Jejak Panjang Akulturasi Islam dan Budaya Nusantara yang Terus Bertahan
Pilih Salah Satu Industri yang Sedang Berkembang di Indonesia Misalnya: Kopi Susu Kekinian, Transportasi Online, E-commerce, Pariwisata Halal
Bagaimana Membangun Relasi antara Pemerintah dan Masyarakat agar Terwujud Penyelenggaraan Pemerintahan Baik
Apakah Anda Setuju dengan Pengkreditan Semua Pajak Masukan di Atas?
Bagaimana Menurut Anda Peran Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam Membantu Organisasi atau Usaha
Pengadaan Barang dan Jasa Publik di Indonesia Telah Mengalami Banyak Perbaikan, Apa Tantangan Selanjutnya yang Perlu Diperbaiki
Apakah Yayasan Dapat Membuat UMKM Sebagai Suatu Unit Usahanya? Jelaskan dengan Lengkap

Berita Terkait

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Sejarah Lengkap Tahlilan: Rekam Jejak Panjang Akulturasi Islam dan Budaya Nusantara yang Terus Bertahan

-

Perubahan Sosial yang Terus Bergerak: Tantangan Masyarakat Banten Menurut Selo Soemardjan

-

Pilih Salah Satu Industri yang Sedang Berkembang di Indonesia Misalnya: Kopi Susu Kekinian, Transportasi Online, E-commerce, Pariwisata Halal

-

Bagaimana Membangun Relasi antara Pemerintah dan Masyarakat agar Terwujud Penyelenggaraan Pemerintahan Baik

Berita Terbaru