Perubahan Sosial yang Terus Bergerak: Tantangan Masyarakat Banten Menurut Selo Soemardjan

Kilas Banten
19 Des 2025 20:01
6 menit membaca

 

Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknologi digital dan keamanan siber, agar mereka dapat beraktivitas di dunia digital secara aman dan efektif.

 

Membangun infrastruktur yang merata, khususnya akses internet dan sistem transportasi, sebagai dasar untuk mendorong kesetaraan ekonomi.

 

Memperkuat peran lembaga adat dan keluarga, agar nilai-nilai sosial tetap terjaga meskipun terjadi modernisasi yang cepat.

 

Melakukan kebijakan yang didasarkan pada data, sehingga pemerintah daerah bisa memahami perubahan sosial secara jelas dan merancang solusi yang tepat.

 

Banten kini sedang berada dalam fase kritis dalam sejarahnya.

Baca Juga  Panen Perdana Seledri Hidroponik di Banten, Dompet Dhuafa dan Permata Bank Syariah Pacu Lahirnya Petani Mandiri Modern

Proses modernisasi membawa peluang besar, tetapi juga tantangan yang serius.

 

Selo Soemardjan menekankan bahwa perubahan sosial adalah proses yang harus dikelola dengan baik, bukan dibiarkan terjadi begitu saja.

 

Jika tidak, masyarakat bisa terpecah: sebagian mampu menyesuaikan diri dengan perubahan, sementara sebagian lain tertinggal jauh di belakang.

 

Tugas Banten saat ini adalah memastikan masyarakat tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam proses tersebut.

 

Perubahan sosial yang dikelola dengan baik tidak hanya berdampak pada kemajuan ekonomi, tetapi juga membentuk masyarakat yang adil, inklusif, dan memiliki daya saing tinggi.

 

*) Opini ini ditulis oleh Lela, Mahasiswa Administrasi Negara Universitas Pamulang (Unpam) Serang.

 

**) Segala bentuk tanggungjawab atas tulisan tersebut adalah mutlak dari penulis bukan dari Redaksi Kilas Banten.