“Terima kasih kepada Polri, Korlantas, Polda Banten, Pelindo sebagai pengelola pelabuhan, serta ASDP yang menyediakan kapal,” katanya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, pihak pengelola pelabuhan menilai kesiapan infrastruktur menjadi faktor kunci. General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menyebut seluruh fasilitas telah dioptimalkan sejak awal periode mudik.
“Alhamdulillah, proses keberangkatan pemudik berjalan lancar berkat kesiapan fasilitas dan dukungan seluruh stakeholder,” ujar Benny.
Data operasional menunjukkan tingginya aktivitas penyeberangan di pelabuhan tersebut. Hingga hari kedelapan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026, tepatnya per 18 Maret 2026 pukul 13.37 WIB, tercatat 188 perjalanan kapal telah dilayani.
Jumlah penumpang mencapai 74.811 orang. Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang mencapai 53.836 unit. Dari angka tersebut, sebanyak 41.376 merupakan sepeda motor, sedangkan 12.460 unit lainnya adalah truk.
Dominasi kendaraan roda dua menjadi perhatian utama dalam pengelolaan arus mudik di Pelabuhan Ciwandan. Oleh sebab itu, pengaturan lalu lintas dilakukan secara ketat dan terintegrasi untuk mencegah penumpukan.
Pola rekayasa lalu lintas serta distribusi jadwal kapal dinilai mampu menjaga kelancaran arus. Selain itu, kesiapan petugas di lapangan juga menjadi faktor penting dalam menjaga ritme pelayanan tetap stabil.
Pelindo Regional 2 Banten memastikan akan terus mempertahankan kualitas layanan hingga akhir periode mudik. Mereka berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pemudik.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















