Gubernur Banten Andra Soni saat membuka Rakernas APDESI Merah Putih di Kota Serang yang dihadiri ratusan kepala desa dari berbagai daerah.
Ia juga menyambut positif sejumlah gagasan yang diusulkan APDESI Merah Putih bersama Pemuda Pancasila. Program pembangunan kandang ayam di setiap desa dan digitalisasi desa dinilai berpotensi memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saya yakin program-program itu akan meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama dari desa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andra berharap Rakernas APDESI Merah Putih mampu menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dan dapat menjadi dasar penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan desa bukan sekadar program pemerintah, melainkan sebuah kewajiban yang harus dijalankan secara konsisten.
“Desa harus diurus karena itu merupakan wajah negeri kita,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pakar APDESI Merah Putih Johan Arifin Muba mengungkapkan bahwa organisasinya tengah menyiapkan berbagai program ekonomi kerakyatan yang berbasis desa. Salah satu program yang menjadi fokus adalah pembentukan koperasi di setiap kabupaten.
Johan menjelaskan konsep yang ditawarkan mencakup pembangunan dua koperasi di setiap desa dan lima koperasi di setiap kelurahan. Program tersebut, kata dia, dirancang tanpa mengandalkan pembiayaan dari APBD maupun APBN.
Selain koperasi, APDESI Merah Putih juga telah menjalankan program satu desa satu kandang ayam. Program tersebut saat ini sudah berjalan di Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.
Program serupa juga sedang dikembangkan di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang. Bahkan, kandang ayam yang dibangun di wilayah tersebut direncanakan akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.