“Ketika debit air naik, sungai tidak sanggup menampung volume air. Ditambah posisi desa yang berada di cekungan, banjir menjadi sulit dihindari,” ujar Ahmad Muhibbin.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan, kehadiran Fraksi Gerindra di lokasi banjir merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten Andra Soni dan Sekretaris DPD DPP Partai Gerindra Annisa Mahesa. Instruksi tersebut meminta seluruh kader Gerindra hadir langsung di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Menurut Ahmad Muhibbin, kerja-kerja kerakyatan tidak cukup dilakukan dari balik meja. Anggota dewan dan kader partai harus hadir di lapangan agar solusi yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan warga.
Ia juga menyebut arahan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi pegangan utama dalam menjalankan tugas politik dan sosial. Arahan tersebut menekankan pentingnya kekompakan dan keberpihakan kepada rakyat.
“Sesuai arahan Pak Prabowo, kader Gerindra harus kompak, bergerak, dan berdampak untuk rakyat. Kehadiran kami di sini adalah bentuk nyata dari komitmen itu,” tegasnya.
Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang mendorong Balai Besar Wilayah Sungai untuk segera melakukan normalisasi Sungai Cidurian. Normalisasi dinilai menjadi langkah mendesak agar aliran sungai kembali optimal dan mampu menampung debit air saat musim hujan.
Selain normalisasi, pembangunan tanggul permanen juga dianggap sebagai solusi jangka panjang. Tanggul diharapkan mampu menahan luapan air sungai sehingga banjir tidak terus berulang setiap tahun.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















