“Alhamdulillah, selama 15 tahun atau tiga periode saya mendampingi roda organisasi Karang Taruna,” ungkap Andika.
Ia memaparkan sejumlah program unggulan selama masa kepemimpinannya. Pada periode 2010–2015, fokus program diarahkan pada bantuan langsung hingga tingkat desa dan kelurahan. Pada periode 2015–2020, Karang Taruna memperluas program bantuan sosial, seperti BPJS gratis, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan pengembangan kewirausahaan pemuda.
Memasuki periode 2020–2025, Karang Taruna Banten mengambil kebijakan untuk tidak lagi bergantung pada dana hibah pemerintah. Organisasi ini memilih membangun kemitraan dengan BUMD dan perusahaan swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami bermitra dengan BUMD dan swasta dalam menyalurkan CSR,” jelas Andika.
Temu Karya VI turut dihadiri Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, jajaran Pengurus Nasional Karang Taruna, serta pengurus Karang Taruna dari seluruh wilayah Provinsi Banten.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten

















