Gema Anugerah Penyiaran KPID Banten 2025 Menggelegar, Penyiaran Kuat Diklaim Jadi Kunci Banten Maju

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni bersama jajaran KPID Banten dan pimpinan DPRD usai menerima Anugerah Penyiaran KPID Banten 2025 di Gedung Negara, Kota Serang, Senin, 29 Desember 2025

i

Gubernur Banten Andra Soni bersama jajaran KPID Banten dan pimpinan DPRD usai menerima Anugerah Penyiaran KPID Banten 2025 di Gedung Negara, Kota Serang, Senin, 29 Desember 2025

KILAS BANTEN – Anugerah Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Banten 2025 kembali menggema dan menyita perhatian publik. Ajang bergengsi ini digelar di Gedung Negara, Jalan Brigjen Syam’un Nomor 5, Kota Serang, Senin, 29 Desember 2025. Mengusung tema “Penyiaran Kuat Banten Maju”, KPID Banten menegaskan posisi strategis dunia penyiaran sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah.

Sejak awal, Anugerah Penyiaran tidak dirancang sebagai acara seremonial belaka. KPID Banten menjadikannya ruang apresiasi bagi insan penyiaran, pemerintah daerah, serta lembaga legislatif yang dinilai konsisten mendukung penyiaran sehat, berkualitas, dan berpihak pada kepentingan publik. Penguatan ekosistem penyiaran, menurut KPID, hanya bisa terwujud melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Ketua KPID Banten, Haris H Witharja, menekankan bahwa Anugerah Penyiaran memiliki makna reflektif sekaligus progresif.

Ia menyebut ajang ini menjadi momentum evaluasi sekaligus dorongan untuk melangkah lebih maju di tengah perubahan zaman. Dunia penyiaran, kata dia, menghadapi tantangan besar akibat perkembangan teknologi komunikasi yang sangat cepat.

“Penyiaran mau tidak mau harus beradaptasi dengan teknologi baru. Perubahan teknologi ikut mengubah gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat,” ujar Haris, Selasa, 30 Desember 2025.

Menurut Haris, dinamika teknologi sejatinya bukan hal baru bagi lembaga penyiaran. Namun, kemampuan membaca perubahan dan meresponsnya secara cepat menjadi kunci agar media tetap relevan di tengah persaingan dengan platform digital. Ia menegaskan, transformasi digital tidak boleh menggerus tanggung jawab sosial media penyiaran.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipimpin Budi Rustandi, IDSD 2025 Kota Serang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Provinsisi”
Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan
UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri
Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang
Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata
UIN Banten Gandeng Bank Indonesia, Program Beasisawa hingga Kebanksentralan 2026 Dibidik untuk Civitas Akademika dan Mahasiswa
Gerakan Pramuka Kampus, UIN SMH Banten Siapkan Jurnal Ilmiah hingga SKS untuk Mahasiswa Aktif
Anugerah Penyiaran KPID Banten 2025 digelar di Gedung Negara Serang. KPID menegaskan penyiaran kuat dan adaptif teknologi menjadi motor penggerak pembangunan Banten.

Berita Terkait

-

Dipimpin Budi Rustandi, IDSD 2025 Kota Serang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Provinsisi”

-

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan

-

UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang

Berita Terbaru