KILAS BANTEN – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang turun langsung ke Kecamatan Cikande untuk menelusuri penyebab banjir yang kembali merendam permukiman warga. Peninjauan dilakukan di Desa Songgom Jaya dan Desa Koper, dua wilayah yang kerap terdampak saat intensitas hujan meningkat.
Kunjungan lapangan tersebut dipimpin Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin dan didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Haji Maksum. Kehadiran pimpinan DPRD ini bertujuan memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat yang terdampak banjir.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ahmad Muhibbin mengatakan peninjauan langsung menjadi langkah penting agar penanganan banjir dilakukan secara tepat. Ia menilai dialog dengan warga dan pemerintah desa memberi gambaran utuh tentang persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat Cikande.
“Kami melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak banjir. Kami juga berdiskusi dengan pemerintah desa dan warga untuk mengetahui penyebab utama terjadinya banjir,” kata Ahmad Muhibbin, Sabtu, 17 Januari 2026.
Dari hasil penelusuran di lapangan, banjir dipicu oleh luapan Sungai Cidurian. Sungai tersebut mengalami pendangkalan sehingga daya tampung air menurun drastis. Ketika hujan deras turun, debit air meningkat dan sungai tidak mampu menahan aliran air.
Kondisi ini semakin diperparah oleh faktor geografis. Desa Songgom Jaya dan Desa Koper berada di kawasan cekungan. Air yang meluap dari sungai dengan cepat menggenangi permukiman karena tidak memiliki saluran pembuangan yang memadai.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















