Benahi PTKIN, Kemenag Dorong Kampus Islam Dipacu Tembus Peta Persaingan Global

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Amin Suyitno saat memberikan arahan dalam Forum Rektor PTKIN di Medan, Sumatera Utara.

i

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Amin Suyitno saat memberikan arahan dalam Forum Rektor PTKIN di Medan, Sumatera Utara.

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Kamaruddin Amin, menyoroti posisi strategis PTKIN di tengah dinamika kebijakan pendidikan tinggi nasional. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menerapkan pengetatan regulasi pembukaan program studi, khususnya pada rumpun program studi umum yang berada di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengetatan tersebut direncanakan berlaku lebih ketat mulai pertengahan 2026. Kondisi ini, menurut Kamaruddin, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi PTKIN untuk menunjukkan kualitas akademiknya.

 

“PTKIN memiliki mandat keilmuan keagamaan, tetapi juga dituntut merespons kebutuhan riil masyarakat terhadap program studi umum yang relevan dengan pembangunan nasional,” kata Kamaruddin.

Baca Juga  Gaspol PMB PTKIN 2026, Kemenag dan Kampus Islam Negeri Bangun Barisan Nasional

 

Ia menegaskan, kebutuhan masyarakat terhadap program studi umum seperti kedokteran, sains, teknologi, dan profesi strategis lainnya masih sangat tinggi. Karena itu, Kemenag memastikan tidak akan bersikap pasif.

 

“Kami akan terus melakukan advokasi kebijakan agar PTKIN tetap diberi ruang membuka dan mengembangkan program studi umum, dengan syarat mutu akademik benar-benar terjamin,” ujarnya.

 

Menurut Kamaruddin, pengembangan program studi umum di PTKIN harus didukung argumentasi mutu yang kuat dan terukur. Prinsip mutu itu mencakup kesiapan sumber daya manusia, kecukupan sarana dan prasarana, kejelasan kurikulum yang relevan dengan dunia kerja, serta tata kelola akademik dan sistem penjaminan mutu internal yang berjalan efektif.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Harlah PMII ke-66, Fathan Subchi: Jangan Sekadar Bergerak, Harus Berdampak Nyata
Heboh Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Rektor UIN Banten Prof Ishom Sebut Boleh, Tapi Soroti Etika dan Cara Manusiawi
Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045
Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta
Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa
Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan
Kemenag mendorong PTKIN memperkuat mutu akademik dan kerja sama internasional agar kampus Islam mampu bersaing di tingkat nasional dan global.

Berita Terkait

-

Di Harlah PMII ke-66, Fathan Subchi: Jangan Sekadar Bergerak, Harus Berdampak Nyata

-

Heboh Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Rektor UIN Banten Prof Ishom Sebut Boleh, Tapi Soroti Etika dan Cara Manusiawi

-

Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045

-

Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta

-

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T

Berita Terbaru