Bahlil menambahkan, subsidi barang (BBM) kemungkinan diterapkan hanya untuk kendaraan berpelat kuning atau transportasi umum, serta sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berhak.
Bagi pengguna kendaraan pribadi, bantuan lebih diarahkan dalam bentuk BLT, dengan nominal yang bakal dipublikasikan setelah data BPS rampung.
Sejauh ini, belum ada keterangan pasti soal nominal BLT BBM. Angka Rp600.000 sempat diperbincangkan, tetapi belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Begitu pula jadwal penyalurannya. Bahlil hanya memastikan bahwa subsidi BBM akan bergeser ke sistem bantuan langsung bagi warga yang membutuhkan.
Selain itu, kementerian terkait menyatakan menunggu arahan Presiden Prabowo dan hasil rapat internal sebelum mengumumkan secara terperinci.
Tak hanya BLT BBM, pemerintah juga menambah durasi bantuan beras 10 kg menjadi enam bulan.
Program ini awalnya hanya direncanakan untuk dua bulan, yaitu Januari dan Februari 2025.
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut bahwa setiap KPM akan menerima 10 kg beras per bulan selama jangka waktu yang ditentukan. Total penerima bantuan diperkirakan mencapai 16 juta KPM.
Alokasi penyaluran bantuan beras ini mencapai 160.000 ton per bulan. Penyalurannya bekerja sama dengan Perum Bulog yang ditugaskan mendistribusikan ke berbagai wilayah.
Meski demikian, pemerintah mempertimbangkan menghentikan sementara bantuan pada Maret dan April agar tidak mengganggu stabilitas harga beras saat masa panen raya dan menjelang Idulfitri.
Setelah periode tersebut, empat bulan tambahan bantuan akan dilanjutkan sesuai jadwal yang akan ditetapkan kemudian.
Penulis : Ika
Sumber Berita: YouTube Info Bansos
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















