Ketua BWI Kota Serang bersama jajaran Kemenag Kota Serang saat membahas penguatan program wakaf produktif dan pengembangan wakaf uang di Kota Serang, Senin, 25 Mei 2026.
Ia menambahkan, hasil pengelolaan wakaf dapat dimanfaatkan untuk membantu pembangunan pendidikan, layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat kecil.
Karena itu, sinergi antara BWI dan Kemenag dinilai menjadi langkah penting untuk mempercepat optimalisasi pengelolaan wakaf di Kota Serang.
Dalam pertemuan tersebut, Ade Baijuri juga mendorong pengembangan inovasi baru di bidang perwakafan, termasuk memperluas program wakaf uang. Skema tersebut dinilai mampu membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan wakaf sesuai kemampuan masing-masing.
Menurutnya, hasil pengelolaan wakaf uang nantinya dapat disalurkan untuk berbagai program produktif seperti beasiswa pendidikan, bantuan layanan kesehatan, hingga pemberdayaan usaha masyarakat kecil.
“Melalui wakaf uang, manfaat yang terkumpul dapat disalurkan untuk program-program produktif seperti beasiswa pendidikan, layanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Penguatan sinergi antara BWI Kota Serang dan Kemenag Kota Serang diharapkan menjadi momentum baru dalam mendorong transformasi pengelolaan wakaf. Tidak hanya sebagai instrumen ibadah, wakaf juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***