Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta masyarakat tidak mudah percaya isu pocong jadi-jadian yang viral di sejumlah wilayah. Warga diminta memperkuat ronda malam dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.KILAS BANTEN – Isu kemunculan pocong jadi jadian yang ramai diperbincangkan warga di Kota Tangerang memicu keresahan di sejumlah lingkungan permukiman. Kabar tersebut menyebar cepat melalui media sosial, pesan berantai, hingga video singkat yang membuat sebagian masyarakat merasa khawatir.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia juga mengimbau warga agar tidak terpancing isu yang justru berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Menurut Sachrudin, isu tersebut diduga sengaja dimainkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menakut-nakuti warga. Ia menilai fenomena itu lebih mengarah pada tindakan iseng yang memanfaatkan ketakutan masyarakat demi kepentingan tertentu.
“Tidak ada yang namanya pocong. Kalau ada, saya yang hadapi. Di Kota Tangerang sudah ada Kampung Terang, dan pocong itu takut sama lampu,” ujar Sachrudin, Jumat, 22 Mei 2026.
Pernyataan itu disampaikan Sachrudin dengan nada santai. Namun, ia tetap mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk gangguan keamanan yang memanfaatkan situasi keresahan warga.
Menurutnya, isu-isu mistis seperti pocong jadi-jadian sering digunakan oknum tertentu untuk menciptakan rasa takut di lingkungan masyarakat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kondisi tersebut dimanfaatkan untuk menjalankan aksi kejahatan.
Karena itu, Sachrudin meminta masyarakat tetap berpikir rasional dan tidak langsung mempercayai kabar yang belum terverifikasi. Ia juga mengingatkan warga agar lebih bijak dalam menyebarkan informasi di media sosial.