DKP Kota Tangerang Gelar Pelatihan Pangan Sehat, Orang Tua Siswa di Tangerang Diajari Bikin Ramen Sagu hingga Puding Sayur

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan orang tua siswa mengikuti pelatihan pengolahan pangan sehat berbasis B2SA yang digelar DKP Kota Tangerang di SMPN 1 Tangerang.

i

Puluhan orang tua siswa mengikuti pelatihan pengolahan pangan sehat berbasis B2SA yang digelar DKP Kota Tangerang di SMPN 1 Tangerang.

 

Selain ramen sagu, peserta juga diajarkan membuat ayam angkak dan puding sayur berbahan wortel serta jagung. Menu-menu tersebut dirancang agar tetap lezat, menarik bagi anak-anak, sekaligus memenuhi kebutuhan gizi harian.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Lisnah, pemanfaatan pangan lokal menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat. Selain itu, cara tersebut juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan tertentu seperti nasi dan tepung impor.

 

Ia menjelaskan, sumber karbohidrat tidak selalu harus berasal dari nasi. Banyak bahan pangan lokal yang memiliki kandungan gizi tinggi dan dapat diolah menjadi makanan modern yang sehat dan disukai anak-anak.

 

“Kami ingin orang tua bisa menyiapkan makanan sehat di rumah dengan standar gizi yang baik. Kebutuhan anak mulai dari karbohidrat, protein, vitamin hingga mineral harus terpenuhi setiap hari,” katanya.

Baca Juga  Jalan Bayur Dibongkar Total, Pemkot Tangerang Kebut Tambal Lubang dan Aspal Ulang Jalur Sibuk Periuk

 

Program pelatihan tersebut menjadi bagian dari kampanye pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat sejak usia sekolah. DKP berharap para orang tua memiliki pemahaman lebih baik mengenai penyajian makanan yang seimbang dan aman dikonsumsi anak.

 

Salah satu peserta, Waika Ismalia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan tersebut. Orang tua siswa kelas 7A SMPN 1 Tangerang itu menyebut masih banyak masyarakat yang menganggap nasi sebagai satu-satunya sumber karbohidrat utama.

 

“Kebetulan anak saya tidak mengonsumsi nasi. Dari pelatihan ini saya jadi tahu bahwa sumber karbohidrat tidak selalu berasal dari nasi,” ujar Waika.

Penulis : Wahyu

Editor : Taufik

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangsel Tancap Gas Kejar Nol Emisi, Pedoman Bangunan Hemat Energi Resmi Diluncurkan
Situ Bulakan Dikeruk Total, Pemkot Tangerang Kebut Normalisasi demi Cegah Banjir Besar di Periuk
Kabar Gembira, Pemkot Tangerang Gratiskan Legalitas 1.000 Rumah Lewat Program SAHABAT MBR
Maryono Kembali Perkuat Pendidikan, Puluhan Guru dan Kepsek Baru Dilantik, Sekolah di Tangerang Ditarget Bebas Bullying
Krisis Guru Diantisipasi, Disdik Kota Tangerang Kukuhkan 31 Pejabat Fungsional dan Siapkan TK Negeri di Setiap Kecamatan
Bikin Haru, Siswi Disabilitas asal Kota Tangerang Ini Tembus Lomba Puisi Tingkat Provinsi Berkat Semangat Pantang Menyerah
LPK Swasta di Tangerang Dibina Ketat, Pemkot Targetkan Lulusan Langsung Diserap Industri
Puspaga Kota Tangerang Perkuat Lindungi Anak dari Kekerasan Digital, Ada Bahaya Cyberbullying Mengintai
DKP Kota Tangerang menggelar pelatihan pangan sehat B2SA bagi orang tua siswa di SMPN 1 Tangerang. Peserta diajarkan membuat menu sehat berbahan pangan lokal seperti ramen sagu dan puding sayur.

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:00

Tangsel Tancap Gas Kejar Nol Emisi, Pedoman Bangunan Hemat Energi Resmi Diluncurkan

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:30

Situ Bulakan Dikeruk Total, Pemkot Tangerang Kebut Normalisasi demi Cegah Banjir Besar di Periuk

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:30

Kabar Gembira, Pemkot Tangerang Gratiskan Legalitas 1.000 Rumah Lewat Program SAHABAT MBR

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30

Maryono Kembali Perkuat Pendidikan, Puluhan Guru dan Kepsek Baru Dilantik, Sekolah di Tangerang Ditarget Bebas Bullying

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:00

Krisis Guru Diantisipasi, Disdik Kota Tangerang Kukuhkan 31 Pejabat Fungsional dan Siapkan TK Negeri di Setiap Kecamatan

Berita Terbaru