Komunitas GUSDURian Serang Raya kembali menggelar Safari Keberagaman dengan mengunjungi sejumlah rumah ibadah lintas agama di Kota Serang pada 8–15 Maret 2026, kali ini bertempat di Gedung GKI Serang.
Sahril berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan semangat persaudaraan lintas iman secara berkelanjutan di Kota Serang. Ia juga menekankan bahwa menjaga harmoni sosial merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
“Semangat kemanusiaan, keadilan, dan penghormatan terhadap keberagaman harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan begitu, masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Serang. Pendeta GKI Serang, Pdt. Benny Halim, menyambut baik kedatangan rombongan Gusdurian. Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk mempererat hubungan antarumat beragama.
“Kami bersyukur bisa menerima kunjungan teman-teman dari GUSDURian Serang Raya. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa persaudaraan lintas iman masih terjaga dengan baik,” kata Benny.
Dalam kesempatan tersebut, Benny juga memperkenalkan sejumlah pengurus gereja yang hadir, termasuk Ketua Bidang Kesaksian Pelayanan yang menangani kegiatan eksternal gereja.
Ia menjelaskan bahwa tokoh tersebut merupakan bagian dari keluarga jemaat lama yang telah puluhan tahun mengabdi.
Menurut Benny, gereja selalu terbuka terhadap dialog dan kerja sama dengan komunitas mana pun. Ia menilai pertemuan langsung seperti ini jauh lebih efektif untuk membangun pemahaman dibanding komunikasi yang dilakukan dari jarak jauh.
Kegiatan Safari Keberagaman menunjukkan bahwa dialog antaragama di tingkat masyarakat masih hidup dan relevan. Interaksi informal, sesi tanya jawab, hingga berbagi pengalaman menjadi sarana untuk menghapus prasangka serta stereotip yang kerap muncul akibat kurangnya perjumpaan.