Gegap Gempita Harlah KOPRI ke-58 di Banten, Perempuan PMII Satukan Sejarah Perjuangan dan Kreativitas Digital

Kilas Banten
14 Des 2025 21:42
Banten 0
4 menit membaca

Konten kreatif dinilai mampu menjadi sarana edukasi yang efektif sekaligus alat perjuangan baru di era teknologi. Dengan bekal pemahaman sejarah yang kuat, kader diharapkan tidak sekadar mengikuti tren, tetapi mampu menghadirkan narasi yang bermakna.

Sementara itu, Ketua Cabang KOPRI PMII Kota Serang, Nurul Latifah, mengapresiasi pelaksanaan Harlah KOPRI PK PMII UIN SMH Banten. Ia menilai kegiatan tersebut berjalan progresif dan melampaui agenda seremonial semata. Menurutnya, Harlah ini sarat nilai edukasi dan penguatan kader perempuan.

“Workshop yang diadakan menjadi acuan penting. Perempuan di tanah Banten bukan sekadar tokoh yang kerap terlupakan. Mereka bisa menjadi teladan bagi kader KOPRI untuk meneladani semangat perjuangan. Acara ini sangat progresif dan berisi,” ujar Nurul Latifah, Minggu, 14 Desember 2025.

Baca Juga  FUDA UIN SMH Banten Perkuat Peran Guru BK se-Pandeglang Hadapi Krisis Salah Jurusan dan Daya Saing

Selain workshop, panitia juga menggelar berbagai lomba bernuansa edukatif dan budaya. Lomba tari, lomba orasi, serta lomba rias wajah dengan tema pahlawan perempuan Banten menjadi bagian dari rangkaian acara. Kegiatan ini menarik antusiasme kader PMII dan peserta dari berbagai latar belakang. Panitia merancang lomba sebagai ruang ekspresi kreatif sekaligus upaya memperkuat identitas budaya lokal di kalangan generasi muda.

Kendati demikian, Ketua KOPRI PK PMII UIN SMH Banten, Yayu Fitri, menegaskan bahwa Harlah KOPRI ke-58 merupakan momentum penting untuk konsolidasi nilai dan arah gerak organisasi.

Ia menilai kader perempuan PMII harus mengambil peran strategis di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi yang pesat.