Kader KOPRI PK PMII UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berfoto bersama dalam rangkaian peringatan Harlah KOPRI ke-58 di Kantor PWNU Provinsi Banten, Serang, 14 Desember 2025.“Perempuan PMII hari ini harus mampu menjadi agen perubahan yang adaptif dan kreatif. Namun, mereka juga harus tetap berakar pada nilai perjuangan. KOPRI hadir untuk memastikan kader perempuan tidak tertinggal, tetapi justru menjadi penggerak perubahan,” kata Yayu.
Pernyataan senada disampaikan Ketua Pelaksana Harlah KOPRI ke-58, Fitri Awaliyah. Ia menjelaskan bahwa peringatan Harlah dirancang sebagai ruang membangun harmoni, solidaritas, dan semangat kolektif di tubuh PMII UIN SMH Banten, khususnya KOPRI.
“Harlah ini kami maknai sebagai ikhtiar memperkuat solidaritas dan semangat transformasi. KOPRI harus menjadi ruang aman, progresif, dan produktif bagi kader perempuan untuk tumbuh dan berdaya,” ujar Fitri.
Melalui peringatan Harlah ke-58 ini, KOPRI PK PMII UIN SMH Banten menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan gerakan perempuan yang inklusif dan relevan dengan perkembangan zaman. KOPRI berupaya menjembatani nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemahasiswaan dengan kreativitas digital sebagai bekal kader perempuan menghadapi masa depan.
Keberhasilan penyelenggaraan Harlah KOPRI ke-58 sekaligus memperkuat posisi KOPRI sebagai ruang kaderisasi perempuan PMII yang aktif, kritis, dan visioner. Semangat pahlawan perempuan Banten diharapkan terus hidup, berkembang, dan menginspirasi generasi muda untuk mengambil peran di berbagai lini kehidupan, baik di ruang sosial, budaya, maupun dunia digital.