Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain Presiden, terlihat pula pimpinan KSPN Nusantara, Wakil Ketua DPR RI, serta sejumlah pimpinan serikat pekerja lainnya. Kehadiran mereka membuka ruang komunikasi antara buruh dan pemangku kebijakan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPW FKSPN Banten, Agus Budiarso, menilai peringatan May Day memiliki makna penting bagi buruh, khususnya di wilayah Banten yang dikenal sebagai kawasan industri. Ia menyebut momentum ini sebagai ajang memperkuat kebersamaan sekaligus mempertegas posisi buruh dalam pembangunan ekonomi.
“Ini adalah perayaan besar bagi buruh Indonesia, terutama di Banten. Banyak masyarakat menggantungkan hidup dari sektor ini. Momentum ini memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas,” kata Agus.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini perlu terus dipertahankan setiap tahun. Menurutnya, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh anggota serikat, tetapi juga berdampak pada penguatan organisasi secara keseluruhan.
“May Day bukan hanya soal aksi. Ini adalah ruang untuk membangun kekuatan kolektif dan memperjuangkan kepentingan buruh secara bersama,” ujarnya.
Koordinator Bus KSPN dalam kegiatan tersebut, Imam Gea, menyoroti tingginya partisipasi anggota sebagai bukti loyalitas terhadap organisasi. Ia menilai kehadiran ribuan buruh menunjukkan militansi yang terus terjaga.
“Kegiatan ini menunjukkan kecintaan anggota terhadap organisasi. Ini juga menumbuhkan semangat militansi di kalangan buruh,” kata Imam.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















