Gemuruh Cap Go Meh 2577/2026 di Vihara Metta Serang, FKUB Kota Serang Tancap Gas Perkuat Toleransi Banten

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh lintas agama bersama FKUB Kota Serang menghadiri perayaan Cap Go Meh 2577/2026 di Vihara Metta Serang, Selasa, 3 Maret 2026, sebagai simbol penguatan toleransi dan kerukunan di Banten.

i

Tokoh lintas agama bersama FKUB Kota Serang menghadiri perayaan Cap Go Meh 2577/2026 di Vihara Metta Serang, Selasa, 3 Maret 2026, sebagai simbol penguatan toleransi dan kerukunan di Banten.

 

Perwakilan FKUB dari unsur Kristen, Listen Finantius Sitorus, menilai perayaan Cap Go Meh tahun ini memberi ruang dialog yang sehat antarumat beragama. Ia melihat kegiatan tersebut sebagai momentum membangun kebersamaan.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut saya, acara Cap Go Meh ini sangat membangun kebersamaan kita. Kegiatan yang disuguhkan cukup menarik dan membuat kita memahami bahwa perayaan ini bisa menjadi milik bersama, bukan hanya satu agama saja,” ujarnya.

 

Ia menyebut pengalaman itu sebagai momen membahagiakan. Ia berharap kegiatan lintas iman seperti ini terus digelar secara konsisten. Dengan begitu, toleransi di Kota Serang tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi praktik nyata.

 

Delegasi FKUB dari Gereja Katolik Kristus Raja Serang, Thomas Budi Haryanto, juga menyampaikan pesan serupa. Ia mengucapkan selamat Cap Go Meh kepada umat Buddha yang merayakan.

Baca Juga  Kunjungi Pasar Jedogan, Ketua FKUB Kota Serang Soroti Ketertiban: Jangan Saling Serobot

 

“Kami mengucapkan selamat Cap Go Meh dan selamat toleransi untuk Kota Serang. Harapan kami, masyarakat semakin mengenal seni dan budaya setiap agama sehingga lahir kerukunan dan kedamaian, khususnya di Kota Serang dan Provinsi Banten,” katanya.

 

Thomas menegaskan bahwa Indonesia berdiri di atas dasar Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Nilai tersebut, kata dia, harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk dengan saling menghadiri dan menghormati perayaan keagamaan.

 

Perwakilan umat Hindu di FKUB Kota Serang, Ketut Monjong, mengaku terkesan dengan suasana Cap Go Meh di Vihara Metta. Ia menilai partisipasi lintas agama memperlihatkan wajah Banten yang damai.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
PCNU Kota Serang dan UIN Banten di Pelatihan Kepeloporan Moderasi Beragama, Siapkan Generasi Muda soal Tantangan Digital dan Ancaman Radikalisme
Sosialisasi PBB-P2 di Desa Tirtayasa, Bapenda Kabupaten Serang Dorong Kesadaran Pajak Masyarakat
Perayaan Cap Go Meh 2577/2026 di Vihara Metta Serang dihadiri FKUB Kota Serang dan GUSDURian Serang Raya. Momentum ini memperkuat toleransi, moderasi beragama, dan kerukunan antarumat beragama di Kota Serang, Banten.

Berita Terkait

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

-

Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman

Berita Terbaru