Harlah NU ke-103 di Kota Serang, KH Matin Syarkowi Serukan Warga NU Total Berkhidmat dan Teguh Berideologi

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang menggelar Istighotsah dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103. Kegiatan ini berlangsung di Majelis Utama Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Tengkele, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Senin, 5 Januari 2026.

i

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang menggelar Istighotsah dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103. Kegiatan ini berlangsung di Majelis Utama Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Tengkele, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Senin, 5 Januari 2026.

Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama.

Menurut KH Matin, menjadi bagian dari NU tidak cukup dilakukan secara simbolik. Setiap warga harus hadir secara utuh dengan komitmen ideologis yang jelas.

“Kalau masuk NU itu harus kafah. Jangan setengah NU, setengah organisasi lain. NU ya NU,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam refleksinya, KH Matin membagikan pengalaman terkait upaya menjaga garis ideologi NU. Ia mengisahkan pernah menghadapi situasi ketika seorang tokoh agama yang semula aktif di NU kemudian terlibat dalam organisasi lain dengan pandangan ideologis berbeda.

Mustasyar PCNU Kota Serang KH Matin Syarkowi menyampaikan refleksi Harlah NU ke-103 saat istighotsah di Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Tengkele, Kota Serang, Senin, 5 Januari 2026
Mustasyar PCNU Kota Serang KH Matin Syarkowi menyampaikan refleksi Harlah NU ke-103 saat istighotsah di Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Tengkele, Kota Serang, Senin, 5 Januari 2026

Ia menjelaskan bahwa pendekatan persuasif dan dialog tetap dikedepankan demi menjaga kebersamaan. Namun, ketika pilihan ideologis sudah tidak sejalan dengan prinsip dasar NU, organisasi harus mengambil sikap tegas.

Baca Juga  Ceramah Natal Berbalut Lagu Anak, Ketua FKUB Kota Serang KH Matin Syarkowi Gaungkan Toleransi dari Mimbar Gereja

“NU tidak bisa bercampur dengan ideologi yang berbeda prinsip. Ini bukan soal memusuhi, tapi soal kejelasan sikap,” katanya.

KH Matin menegaskan bahwa ketegasan tersebut bukan lahir dari kebencian atau sikap eksklusif. Langkah itu, menurutnya, merupakan bentuk tanggung jawab untuk menjaga marwah organisasi dan melindungi warga NU dari pengaruh yang bertentangan dengan nilai dasar jam’iyah.

Ia menilai sikap yang terlalu permisif justru berpotensi menimbulkan dampak lebih besar. Ketidaktegasan dapat membuat warga NU kehilangan arah dan menjauh dari prinsip Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi pijakan utama organisasi.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Peringatan Harlah NU ke-103 di Kota Serang menjadi momentum refleksi. KH Matin Syarkowi menegaskan warga NU harus solid, teguh berideologi, dan tidak setengah-setengah dalam berkhidmat demi kemaslahatan umat.

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru