Lomba Posyandu 2026 Kota Tangerang Dibuat Lebih Ketat, 6 SPM Jadi Senjata Baru Penilaian

Kilas Banten
26 Mei 2026 10:00
3 menit membaca

 

Dini menjelaskan, seluruh inovasi dan pelayanan kader akan dinilai langsung oleh tim juri. Setelah proses penilaian awal selesai, panitia akan memilih tiga posyandu terbaik untuk masuk tahap verifikasi lapangan.

 

“Hasil penilaian akan disaring menjadi tiga terbaik. Setelah itu dilakukan verifikasi lapangan bersama Tim Pembina Posyandu sebelum diumumkan pada Agustus 2026,” katanya.

 

Ajang tahunan tersebut juga menjadi wadah evaluasi terhadap efektivitas pelayanan posyandu di tengah masyarakat. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh program pelayanan dasar benar-benar berjalan hingga tingkat lingkungan.

Baca Juga  Bangunan Liar di Daan Mogot Dibongkar, Trantib Batuceper Tangerang Bergerak Cepat Tertibkan Kawasan Padat Aktivitas

 

Di lokasi yang sama, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, menegaskan pihaknya terus melakukan pembinaan rutin kepada kader posyandu di lapangan.

 

Menurutnya, monitoring dilakukan setiap bulan untuk memastikan enam Standar Pelayanan Minimum dapat diterapkan secara optimal di masyarakat.

 

“Lewat evaluasi dan lomba ini, kami bisa melihat secara nyata keberhasilan pelayanan posyandu yang sudah berjalan di masyarakat,” ungkap Masturoh.

 

Ia menilai keberadaan kader posyandu memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah daerah. Sebab, kader menjadi ujung tombak pelayanan yang langsung bersentuhan dengan warga.

 

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, lomba tersebut juga diharapkan mampu melahirkan inovasi baru yang berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat. Setiap wilayah didorong menciptakan solusi pelayanan yang relevan dengan kondisi lingkungan masing-masing.