Penyerahan simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada marbot dan imam masjid dalam acara Halalbihalal PCNU Kabupaten Serang di Ponpes Nurul Abror.
“Kalau meninggal dunia, ada santunan sekitar Rp42 juta. Ini sangat membantu,” katanya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak hanya bergantung pada bantuan gratis. Warga diminta mulai sadar pentingnya perlindungan diri dengan menjadi peserta aktif. Edukasi akan terus dilakukan melalui jaringan masjid dan pesantren.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan program penanaman pohon produktif seperti matoa, mangga, dan alpukat. Bibit tersebut akan dibagikan kepada masyarakat melalui Lazis NU sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi.
Ke depan, PCNU Kabupaten Serang berencana memperluas kerja sama dengan berbagai pihak. Targetnya, semakin banyak pekerja informal yang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pesantren dan masjid akan dijadikan pusat edukasi dan penggerak program.
Dengan iuran yang terjangkau dan manfaat yang besar, program ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi pekerja rentan. Inisiatif ini juga menegaskan peran Nahdlatul Ulama tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam memperkuat kesejahteraan sosial masyarakat.***