Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menghadiri panen perdana bawang merah varietas Batu hasil uji coba penggunaan pupuk bio-organik berbasis mikroba di wilayah dataran rendah.
“This soil has proven to retain moisture by 20 percent and it also can retain the nutrients by 10 percent, so it can perform much better than the usual organic soil,” ujar Edward.
Peningkatan kemampuan tanah dalam menyimpan air dan nutrisi membuat tanaman memperoleh suplai unsur hara yang lebih stabil selama masa pertumbuhan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan panen dengan kualitas yang lebih baik.
Keberhasilan panen perdana bawang merah varietas Batu ini diharapkan menjadi awal lahirnya inovasi pertanian perkotaan di Tangerang Selatan. Jika hasil pengembangan terus konsisten, teknologi pupuk bio-organik tersebut berpeluang diterapkan secara lebih luas untuk mendukung produksi pangan lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah tantangan perubahan iklim.***