PC GP Ansor Laporkan Dugaan Kejanggalan TPP ASN Tangsel ke Kejari, Soroti Ketimpangan Tunjangan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus GP Ansor Tangerang Selatan saat melaporkan dugaan kejanggalan kebijakan TPP ASN ke Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan

i

Pengurus GP Ansor Tangerang Selatan saat melaporkan dugaan kejanggalan kebijakan TPP ASN ke Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan

 

“Kami sertakan juga aspirasi dan curhatan masyarakat sebagai bentuk bahwa persoalan ini dirasakan luas oleh ASN. Banyak yang merasa diperlakukan tidak adil,” ujar Suhendar.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, pihaknya menduga persoalan ini tidak sekadar kesalahan administratif, melainkan ada potensi desain kebijakan yang perlu dievaluasi secara menyeluruh.

 

“Kami menduga ini bukan hanya persoalan administratif. Ada kemungkinan desain kebijakan yang harus diperbaiki. Bahkan tidak menutup kemungkinan adanya persekongkolan dalam penentuan kelas jabatan tertentu,” tegasnya.

 

Meski demikian, Suhendar menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada aparat penegak hukum.

 

“Terbukti atau tidak, itu ranah penegak hukum. Kami berharap Kejari Tangsel dapat menindaklanjuti laporan ini secara profesional dan proporsional,” katanya.

Baca Juga  Dukung Sport City, Pemkot Tangerang Kebut Pembangunan Lapangan Multifungsi di Pemukiman

 

Ia berharap, ke depan kebijakan TPP dapat dirumuskan secara adil, transparan, dan proporsional, sehingga seluruh ASN terutama yang berada di garda terdepan pelayanan publik dapat merasakan manfaat secara merata.

 

“TPP ini berasal dari Pendapatan Asli Daerah. Seharusnya bisa dinikmati secara adil oleh semua ASN, bukan hanya pejabat tertentu,” pungkas Suhendar.

 

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapam resmi dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan terkait laporan tersebut.

 

Upaya konfirmasi kepada Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, dan Sekretaris Daerah Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo sudah dilakukan, namun keduanya belum merespon.***

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Mahasiswa STISNU Tangerang Turun Tangan, Koperasi Desa Renged Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Warga
Motor Kader Ansor Kota Tangsel hilang di Ruko Boulevard Tekno BSD City, Maling Masih Berkeliaran
Damkar Ciledug Evakuasi Ular Sanca 4 Meter Usai Mangsa Ayam Milik Warga Pondok Lakah
Pemkot Tangerang Targetkan Penerimaan Pajak Rp167 Miliar pada Triwulan I 2026
Wali Kota Tangerang Sachrudin Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah demi Cegah Banjir
Camat Benda Ungkap Rencana Pembangunan Taman Pesawat Tahun 2026 Sebagai Destinasi Wisata Baru di Tangerang
Wali Kota Tangerang Sachrudin Buka Liga Pass U-10 dan U-12, Tekankan Pentingnya Pembinaan Usia Dini
GP Ansor Tangsel laporkan dugaan kejanggalan TPP ASN ke Kejari. Ketimpangan tunjangan dan minim transparansi jadi sorotan utama.

Berita Terkait

-

PC GP Ansor Laporkan Dugaan Kejanggalan TPP ASN Tangsel ke Kejari, Soroti Ketimpangan Tunjangan

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Mahasiswa STISNU Tangerang Turun Tangan, Koperasi Desa Renged Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Warga

-

Motor Kader Ansor Kota Tangsel hilang di Ruko Boulevard Tekno BSD City, Maling Masih Berkeliaran

-

Damkar Ciledug Evakuasi Ular Sanca 4 Meter Usai Mangsa Ayam Milik Warga Pondok Lakah

Berita Terbaru