Pilkada Tanpa Coblosan, Ahmad Muhibbin Nilai Pemilihan Lewat DPRD Solusi Biaya Politik Tak Masuk Akal

Kamis, 8 Januari 2026 - 06:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin saat memberikan keterangan terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

i

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin saat memberikan keterangan terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

 

“Ketika biaya politik terlalu mahal, kandidat terdorong masuk ke praktik transaksional. Ini berbahaya karena kepala daerah terpilih bisa sibuk mengembalikan modal politik,” ujarnya.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhibbin mengingatkan bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 tidak pernah mewajibkan pilkada dilakukan secara langsung. Pasal 18 ayat (4) hanya menyebut kepala daerah dipilih secara demokratis. Rumusan ini bersifat terbuka dan tidak mengikat pada satu mekanisme tertentu.

 

“Demokratis tidak selalu berarti langsung. Demokrasi perwakilan juga sah dan diakui dalam sistem ketatanegaraan modern,” katanya.

 

Ia juga menepis anggapan bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD bersifat elitis. Menurut Muhibbin, anggota DPRD dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu. Mereka membawa mandat konstituen. Dengan demikian, keputusan DPRD tetap memiliki legitimasi demokratis.

Baca Juga  Darurat Sampah Mengintai Jelang Tahun Baru, DPRD Kabupaten Serang Bongkar Masalah Lama dan Desak Pemda Bertindak Keras

 

Muhibbin merujuk pengalaman hampir dua dekade pelaksanaan pilkada langsung di Indonesia. Ia menilai, partisipasi pemilih tidak selalu sejalan dengan kualitas kepemimpinan yang dihasilkan. Politik uang masih marak terjadi. Konflik pascapilkada pun terus berulang di banyak daerah.

 

Di sisi lain, pilkada langsung membebani anggaran negara dalam jumlah besar. Kandidat juga harus menanggung biaya politik yang tinggi. Situasi ini, kata Muhibbin, sering membuat kepala daerah terpilih terikat pada kompromi politik sejak awal masa jabatan.

 

“Tidak sedikit kepala daerah yang akhirnya tersandera kepentingan politik. Fokus pelayanan publik jadi terganggu,” ujarnya.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Harlah ke-66, PMII Kabupaten Serang, Turun Gunung Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan dan Air Bersih
Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total
Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan
Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus
NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat
Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat
NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang
Gebrakan Pendidikan di Kabupaten Serang 2026: Sekolah Ditutup, Digabung, hingga Berganti Wajah
Wacana pilkada lewat DPRD kembali menguat. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin menilai pemilihan tak langsung sah secara konstitusi dan bisa menekan biaya politik yang kian gila-gilaan.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00

Di Harlah ke-66, PMII Kabupaten Serang, Turun Gunung Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan dan Air Bersih

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:30

Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:00

NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat

Berita Terbaru