KH Achmad Moenifi, tokoh agama Kecamatan Taktakan, Kota Serang, saat memberikan penjelasan terkait polemik ucapan Selamat Natal di tengah masyarakat majemuk, Selasa 30 Desember 2025Dalam kitab tersebut, terdapat anjuran untuk mencintai saudara sebagaimana mencintai diri sendiri. Para ulama menafsirkan kata “saudara” tidak terbatas pada sesama Muslim.
“Imam Suhaimi menafsirkan lafaz ‘akhun’ itu walau kafiron. Artinya, mencintai saudara juga berlaku kepada non-Muslim,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa menyayangi sesama manusia tidak akan mengurangi keimanan. Sebaliknya, sikap tersebut justru mencerminkan nilai Islam sebagai rahmatan lil alamin.
Melalui penjelasan ini, KH Achmad Moenifi berharap masyarakat tidak lagi terjebak dalam polemik yang terus berulang setiap tahun. Ia mengajak umat Islam untuk memahami perbedaan antara akidah dan muamalah, serta menjaga toleransi dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.