Puspaga Kota Tangerang Perkuat Lindungi Anak dari Kekerasan Digital, Ada Bahaya Cyberbullying Mengintai

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konselor Puspaga Kota Tangerang memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya cyberbullying dan pentingnya perlindungan anak di ruang digital.

i

Konselor Puspaga Kota Tangerang memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya cyberbullying dan pentingnya perlindungan anak di ruang digital.

 

Beberapa tanda yang harus diwaspadai antara lain anak menjadi lebih tertutup, mudah marah, takut membuka notifikasi telepon genggam, hingga enggan pergi ke sekolah tanpa alasan yang jelas. Kondisi tersebut bisa menjadi sinyal bahwa anak sedang mengalami tekanan di dunia maya.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai banyak kasus cyberbullying tidak terungkap karena anak memilih diam. Sebagian besar korban merasa takut, malu, atau khawatir tidak dipercaya ketika mencoba bercerita kepada orang tua maupun guru.

 

Karena itu, Puspaga mengajak keluarga membangun komunikasi yang hangat dan terbuka. Anak harus merasa aman saat menyampaikan masalah yang mereka hadapi di media sosial maupun platform digital lainnya.

 

“Mulai dari kecemasan, depresi, hingga trauma jangka panjang yang dapat terbawa hingga anak beranjak dewasa,” ujar Yulisza.

Baca Juga  Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pamit, Sampaikan Pesan Haru untuk ASN

 

Dalam sosialisasi tersebut, Puspaga juga memberikan edukasi mengenai langkah konkret saat menemukan kasus perundungan digital. Orang tua diminta mendengarkan cerita anak tanpa menghakimi agar proses pemulihan psikologis dapat berjalan lebih baik.

 

Selain itu, masyarakat diimbau menyimpan bukti berupa tangkapan layar apabila terjadi perundungan di media sosial. Bukti tersebut penting untuk proses pelaporan kepada pihak sekolah maupun penyelenggara platform digital terkait.

 

Pemerintah berharap PP Tunas dapat menjadi payung hukum yang memperkuat tanggung jawab penyelenggara sistem elektronik dalam melindungi anak dari berbagai ancaman digital. Regulasi tersebut dinilai penting di tengah tingginya penggunaan internet dan media sosial oleh anak-anak.

Penulis : Wahyu

Editor : Taufik

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Situ Bulakan Dikeruk Total, Pemkot Tangerang Kebut Normalisasi demi Cegah Banjir Besar di Periuk
Kabar Gembira, Pemkot Tangerang Gratiskan Legalitas 1.000 Rumah Lewat Program SAHABAT MBR
Maryono Kembali Perkuat Pendidikan, Puluhan Guru dan Kepsek Baru Dilantik, Sekolah di Tangerang Ditarget Bebas Bullying
Krisis Guru Diantisipasi, Disdik Kota Tangerang Kukuhkan 31 Pejabat Fungsional dan Siapkan TK Negeri di Setiap Kecamatan
DKP Kota Tangerang Gelar Pelatihan Pangan Sehat, Orang Tua Siswa di Tangerang Diajari Bikin Ramen Sagu hingga Puding Sayur
Bikin Haru, Siswi Disabilitas asal Kota Tangerang Ini Tembus Lomba Puisi Tingkat Provinsi Berkat Semangat Pantang Menyerah
LPK Swasta di Tangerang Dibina Ketat, Pemkot Targetkan Lulusan Langsung Diserap Industri
Pemkot Tangerang Tegas Benahi ASN, Pelatihan Keprotokolan Digelar demi Pelayanan Publik Kelas Premium
Puspaga Kota Tangerang memperkuat perlindungan anak dari cyberbullying dan kekerasan digital lewat sosialisasi PP Tunas. Orang tua diminta lebih waspada terhadap dampak psikologis media sosial pada anak.

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:30

Situ Bulakan Dikeruk Total, Pemkot Tangerang Kebut Normalisasi demi Cegah Banjir Besar di Periuk

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:30

Kabar Gembira, Pemkot Tangerang Gratiskan Legalitas 1.000 Rumah Lewat Program SAHABAT MBR

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:30

Maryono Kembali Perkuat Pendidikan, Puluhan Guru dan Kepsek Baru Dilantik, Sekolah di Tangerang Ditarget Bebas Bullying

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:00

DKP Kota Tangerang Gelar Pelatihan Pangan Sehat, Orang Tua Siswa di Tangerang Diajari Bikin Ramen Sagu hingga Puding Sayur

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:00

Bikin Haru, Siswi Disabilitas asal Kota Tangerang Ini Tembus Lomba Puisi Tingkat Provinsi Berkat Semangat Pantang Menyerah

Berita Terbaru