Yulisza menegaskan perlindungan anak di era digital tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Seluruh elemen masyarakat harus ikut terlibat menciptakan ekosistem internet yang sehat dan aman.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Cyberbullying mungkin terjadi di balik layar, tapi dampaknya bisa merusak masa depan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif menjaga ekosistem digital tetap sehat bagi tumbuh kembang anak,” tegasnya.
Puspaga Kota Tangerang juga menekankan pentingnya literasi digital sejak dini. Anak perlu dibekali pemahaman tentang etika berkomunikasi di internet, batas penggunaan media sosial, serta risiko penyalahgunaan teknologi digital.
Melalui pengawasan yang tepat dan edukasi berkelanjutan, Pemerintah Kota Tangerang berharap anak-anak dapat tumbuh di lingkungan digital yang lebih aman, sehat, dan bebas dari ancaman kekerasan siber.***
Penulis : Wahyu
Editor : Taufik
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
















