Ratusan buruh dari berbagai serikat menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Bupati Serang, Kamis, 18 Desember 2025, menuntut kebijakan pengupahan yang dinilai lebih berpihak kepada pekerja.“Ada yang bilang bupatinya ke Padang, ada yang bilang ke tempat lain. Yang jelas, bupatinya tidak ada di sini. Kami menilai tidak ada keberpihakan terhadap buruh Kabupaten Serang,” katanya.
Meski demikian, buruh memastikan perjuangan mereka tidak berhenti pada aksi ini. Asep menegaskan buruh akan terus melakukan perlawanan dan pengawasan, terutama dalam proses pembahasan pengupahan di dewan pengupahan yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Besok kami akan terus melakukan perlawanan. Kami juga akan mengawasi proses pengupahan di dewan pengupahan. Kami tidak akan berhenti,” ujar Asep.