“Realisasi anggaran ini kami susun berdasarkan anggaran kas triwulanan. Perencanaan dan kesiapan teknis di setiap OPD sangat menentukan laju penyerapan anggaran, khususnya pada belanja modal,” jelas Imam Rana.
Pemerintah Kota Serang saat ini tengah menyiapkan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.
Proses pembahasan telah sampai pada tahap akhir bersama DPRD Kota Serang, dan ditargetkan rampung sebelum akhir Juli.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Perubahan anggaran ini bertujuan menyesuaikan dengan proyeksi pendapatan terbaru dan mengakselerasi program-program prioritas daerah. Fokus utama kami adalah peningkatan pada belanja modal,” ujarnya.
Imam menambahkan, perubahan APBD ini berpotensi menambah anggaran sekitar Rp10 miliar.
Dana tersebut berasal dari pendapatan tambahan dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp1,6 miliar.
Nantinya, alokasi tambahan anggaran ini akan diarahkan untuk mendukung proyek pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
“Dengan langkah ini, kami berharap realisasi belanja, khususnya belanja modal, dapat meningkat signifikan pada semester II. Program strategis daerah juga bisa berjalan sesuai target,” tambahnya.
Untuk sisi pembiayaan daerah, hingga Juli 2025, Pemerintah Kota Serang mencatat:
– Penerimaan Pembiayaan Daerah: Rp67,02 miliar dari target Rp30 miliar (223,39%)
– Pengeluaran Pembiayaan Daerah: Rp0 miliar dari target Rp11,50 miliar (0%)
Seluruh penerimaan pembiayaan daerah berasal dari SiLPA Tahun Anggaran sebelumnya, sementara pengeluaran untuk pembentukan dana cadangan dan penyertaan modal belum terealisasi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















