KILAS BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten memastikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Seren Taun 2026 yang telah ditetapkan sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Berbagai langkah strategis mulai disiapkan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pembangunan fasilitas umum, pengaturan lalu lintas hingga promosi besar-besaran guna menyukseskan salah satu agenda budaya nasional tersebut.
Komitmen itu mengemuka dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan perwakilan Kasepuhan Cisungsang di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Gedung Sekretariat Daerah, Kota Serang.
Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendukung seluruh rangkaian kegiatan Seren Taun 2026. Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya bertujuan menyukseskan pelaksanaan acara, tetapi juga menjaga kelestarian adat, budaya, serta lingkungan yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Kasepuhan Cisungsang.
“Pemprov Banten berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2026. Dukungan yang diberikan tidak hanya untuk menyukseskan acara, tetapi juga untuk memastikan nilai-nilai adat, kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan tetap terjaga,” ujar Deden, Sabtu, 13 Juni 2026.
Sebagai tindak lanjut hasil rapat tersebut, pemerintah bersama masyarakat adat menyepakati sejumlah program prioritas. Salah satunya adalah peningkatan akses jalan menuju lokasi pelaksanaan Seren Taun agar tersambung dengan ruas jalan beton yang telah tersedia. Perbaikan akses itu diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, wisatawan, maupun tamu undangan yang akan menghadiri acara.
Selain pembangunan infrastruktur jalan, Pemprov Banten juga akan berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk mengantisipasi kemacetan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Rekayasa lalu lintas disiapkan agar arus kendaraan tetap lancar sehingga pengunjung dapat menikmati acara dengan nyaman.
Pemerintah juga akan melengkapi berbagai fasilitas pendukung di kawasan penyelenggaraan. Pembangunan toilet umum dan penyediaan saluran air bersih menjadi bagian dari prioritas yang akan dikerjakan melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung selama mengikuti kegiatan budaya.
Di sisi lain, strategi promosi turut menjadi perhatian utama. Pemprov Banten akan memanfaatkan berbagai media komunikasi, mulai dari media sosial, media cetak hingga media luar ruang untuk memperkenalkan Seren Taun 2026 kepada masyarakat Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat citra Banten sebagai destinasi wisata budaya.
Pemerintah juga berupaya mengangkat potensi lokal dalam setiap rangkaian acara. Seluruh jamuan bagi tamu kehormatan akan mengutamakan sajian kuliner khas Kasepuhan Cisungsang. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Tak hanya itu, Seren Taun 2026 juga akan menghadirkan festival gastronomi yang melibatkan Perempuan Adat Kasepuhan Cisungsang. Festival ini menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai makanan tradisional kepada pengunjung sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat adat.
Deden menegaskan seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata budaya dengan kelestarian lingkungan. Menurutnya, seluruh kegiatan harus berlangsung tanpa menimbulkan eksploitasi sumber daya alam sehingga keberlanjutan kawasan tetap terjaga.
“Seluruh pihak sepakat bahwa kolaborasi yang dibangun bukan sekadar persiapan teknis sebuah acara budaya, melainkan wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat dalam menjaga warisan budaya yang berkelanjutan,” kata Deden.
Seren Taun merupakan ritual adat tahunan masyarakat Kasepuhan Cisungsang sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen sekaligus doa menyambut musim tanam berikutnya. Masuknya tradisi tersebut ke dalam Karisma Event Nusantara 2026 semakin memperkuat posisi Seren Taun sebagai agenda budaya nasional yang diharapkan mampu melestarikan warisan leluhur, memperkuat identitas budaya Banten, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis budaya di daerah.***

