Sistem Parkir di Stadion Benteng Reborn Tinggalkan Era Manual, Era Digital Siap Bikin Kendaraan Lebih Aman

Kilas Banten
8 Jun 2026 23:00
4 menit membaca

 

Saat ini, berbagai pekerjaan pendukung terus dilakukan untuk memastikan sistem dapat berjalan sesuai target. PT TNG telah memulai pembangunan jaringan kabel optik serta pemasangan perangkat elektronik yang menjadi tulang punggung operasional parkir digital.

 

Dalam rancangan yang disusun, kendaraan akan masuk melalui dua titik utama, yakni akses di kawasan SMA Negeri 2 Tangerang dan Pintu Sukun. Sementara jalur keluar kendaraan akan diarahkan menuju area Lapangan Sukun untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

 

Khusus di Pintu Sukun, pengelola menyediakan akses masuk dan keluar kendaraan secara bersamaan. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat yang tidak hanya mengunjungi stadion, tetapi juga memanfaatkan berbagai fasilitas publik di kawasan tersebut, termasuk Taman Elektrik yang menjadi salah satu ruang terbuka favorit warga Kota Tangerang.

Baca Juga  Isu Pocong Jadi-Jadian Gegerkan Tangerang, Sachrudin Minta Warga Jangan Panik dan Tetap Rasional

 

Rijal menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukan sekadar mengganti sistem pembayaran parkir. Pemerintah juga ingin memastikan setiap potensi pendapatan daerah dapat tercatat dengan baik sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih optimal bagi daerah.

 

Meski mengadopsi teknologi modern, PT TNG memastikan para juru parkir yang selama ini bekerja di kawasan Stadion Benteng Reborn tidak akan ditinggalkan. Mereka tetap akan dilibatkan dalam operasional dengan tugas yang disesuaikan, seperti membantu pengawasan area parkir dan memberikan pelayanan kepada pengunjung.

 

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, menyebut penataan sistem parkir ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Tangerang untuk mengoptimalkan pengelolaan aset daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.